Air Kehidupan

16.06 0 Comments


Hujan tak tinggi hati,
Tak pernah meninggikan diri,
meski ia pernah merasakan ada di langit,
begitu tinggi,
mengangkasa,
ada sangat jauh diatas tanah,

Tapi hujan tak pernah tinggi hati,
buktinya,
ia tak ragu untuk kembali ke bawah,
menyapa kita lewat rintik dan titik baurannya,
membuat dunia dan seisinya basah,
menempel pada dedaunan menjadi embun,
mengaliri dan mengisi segala relung bumi.

terserap akar,
menjadi penghantar nutrisi bagi pepohonan untuk tumbuh menjadi besar

kembali ke sungai dan lautan,
menjadi air murni dan terus mengalir tanpa henti demi keberlangsungan
makhluk hidup di dalamnya.

memasuki pipa-pipa rumah kita dan ia ikhlaskan menjadi kotor demi membersihkan manusia.

Ia tahu pengorbanannya sangat akbar,
keberadaannya dirindukan,
tanpanya dunia kering kerontang.
tapi sekali lagi,
ia tak pernah tinggi hati.
Karena sadar, ia adalah rahmat dari yang Maha besar.

meski terkadang kedatangan dicerca ,
Tapi ia tak kapok untuk kembali datang.
Karena ia tahu,
ada amanah besar Tuhan kepadanya,

manusia, belajarlah dari hujan.
Ia tak pernah tinggi hati meskipun jadi satu-satunya rahmat Allah yang
turun langsung dari langit

Kedatangannya, meski terkadang menakutkan karena kilat dan gurh
gemuruh guntur tapi tetap dinanti umat.
Karena ia membawa serta pelangi cantik setelahnya.
keberadaannya menjadi penyemarak jagat.

pengorbanannya, keikhlasannya
yang menjadi kotor lalu terbuang menjadi pelajaran berharga
tanpa perlu ia ajarkan langsung padaku

Aku terkesima,
betapa nyata cinta Tuhan padaku.
Langit maha indah, Buminya maha megah,
Lautannya Maha luas.
Beserta seluruh isinya semuanya Dia ciptakan untukku.
Agar jadi rahmat bagiku dan seluruh alam.  

 

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com